Kisah Nabi dan Rasul

Turunnya Emas dari Langit

Dari Abu Hurairah, Rasulullah bersabda, “Ketika Nabi Ayyub mandi telanjang, di hadapannya berjatuhan sekelompok belalang dari emas. Nabi Ayyub segera mengumpulkannya dengan bajunya. Allah menegurnya, ‘Wahai Ayyub, bukankah Aku telah mencukupkan dirimu dengan apa yang engkau lihat?’ Ayyub menjawab, ‘Betul ya Allah, tetapi aku tidak bisa berpaling dari barakah-Mu'” (HR. Ahmad, II/312, Ibnu Hibban, 6229, Abdurrazzaq no. 20403 dan At-Tirmidzi no. 3977).

Pelajaran dari hadits di atas:

  1. Bolehnya mandi dengan telanjang bila sendirian atau bersama istrinya.
  2. Bolehnya seseorang berambisi untuk banyak memiliki yang halal kalau ia bisa bersyukur.
  3. Keutamaan orang kaya yang bisa bersyukur.
  4. Bolehnya memiliki emas untuk disimpan atau sebagai perhiasan wanita.
    Bolehnya meberikan nama harta yang diperoleh dengan cara seperti ini dengan sebutan barakah.
  5. Bolehnya memiliki sebagian anggota tubuh dari gambar yang memiliki ruh, sekalipun untuk perhiasan. Yang dilarang dalam syariat kita adalah gambar sempurna yang memiliki ruh.

Sumber: 60 Kisah Shahih dari Nabi dan Sahabat, halaman 74, karya Syaikh Muhammad bin Hamid Abdul Wahab, Pustaka Elba.
Artikel www.KisahMuslim.com

Previous post

Akibat Buruk dari Kufur Dapat Menimpa Semua Manusia Termasuk Anak-anak

Next post

Nenek Umar bin Abdul Aziz

1 Comment

  1. ragil
    March 30, 2011 at 11:29 am —

    apakah Nabi Ayyub berbicara langsung dengan Allah ataukah melalui perantara malaikat?

Leave a reply