Mutiara Faidah

Akhir Hayat Pilu Khalifah Terakhir Daulah Abbasiyah

Ketika rombongan Khalifah al-Mu’tashim Billah keluar menemui pemimpin Mongol, Hulagu Khan, pimpinan Mongol yang kejam itu memerintahkan untuk menghabisi rombongan Bani Abbas. Putra-putra khalifah dibantai. Dan saudari-saudari perempuannya ditawan. Ia juga menitahkan agar para mentri Abbasiyah dieksekusi bersama dengan para ulamanya. Kemudian barang-barang berharga dirampas.

Saat sang khalifah sudah keluar Baghdad, Hulagu memberi komando agar ibu kota Daulah Islamiyah itu dibakar dan dihancurkan. Dan penduduknya dibantai.

Saat perjalanan baru satu marhalah keluar dari Baghdad, tibalah giliran eksekusi sang khalifah. Setelah ia menyaksikan anak-anaknya dibunuh. Saudari-saudarinya ditawan. Para mentri dan ulamanya dibunuh. Kotanya dijarah dan dihancurkan. Darah-darah rakyatnya dialirkan. Setelah siksaan batin itu, tibalah gilirannya. Hulagu memerintahkan agar raja terakhir Abbasiyah itu dibunuh. Tapi, pejabat-pejabat Mongol tidak ingin sang khalifah mati dengan mudah. Mereka berkata kepada Hulagu, “Kalau darah khalifah umat Islam dikucurkan, mereka akan melakukan aksi balas dendam. Karena itu, kita bunuh dia dengan cara yang tidak mengalirkan darah. Juga tanpa menggunakan pedang.”

Hulagu memerintahkan agar sang khalifah dipukuli dan ditendangi sampai mati. Mereka pun merobohkan khalifah ke tanah dalam keadaan terikat. Lalu dipukuli dan ditendangi hingga ruhnya berpisah dengan jasad.

Dengan pembantaian tersebut, lenyaplah Daulah Abbasiyah yang berpusat di Kota Baghdad. Setelah sebelumnya berkuasa selama 524 tahun. Peristiwa ini terjadi pada tanggal 14 Shafar 656 H.

Pelajaran:

Dunia ini fana. Dan segala sesuatu yang ada padanya juga fana. Kebahagiaan, kekuasaan, dan berada di puncak itu tak selamanya. Karena itu, janganlah lupa diri. Demikian juga penderitaan dan ketertindasan juga tak kekal abadi.

Sumber:

Al-Khudari, Muhammad. 2016. Ad-Daulah al-Abbasiyyah. Terj, Bangkit dan Runtuhnya Daulah Abbasiyah. Jakarta: Pustaka Al-Kautsar.

قصة نهاية آخر خليفة عباسي

Previous post

Pelanggaran Ilmuan Barat Terhadap Hak Intelektual Ilmuan Muslim

Next post

Anas bin Nadhar Pahlawan Perang Uhud