Riyah Al-Qaisi dan Muhasabah Dirinya

Riyah Al-Qaisi dan Muhasabah Dirinya 2

You may also like...

2 Responses

  1. D2N says:

    assalamu’alaikum,

    afwan ana perlu membaca kisah ini berulang-ulang untuk bisa faham, ana rasa penulisan kisahnya harus diperbaiki khususnya pada paragraf dibawah ini harus diperjelas lagi perkataan siapa ?

    pada paragraf ketika(Al Qaisi berbicara pada dirinya sendiri yang disaksikan oleh para utusan).

    “Kenapa kau katakan, ‘Apakah sekarang ini waktu tidur?’ Apakah alasanmu sehingga mengatakan bahwa sekarang ini bukan waktu tidur? Kamu menanyakan sesuatu yang bukan menjadi urusanmu, dan berkata tentang sesuatu yang bukan urusanmu pula! Sungguh aku berjanji kepada Allah yang aku tidak akan melanggarnya selama-lamanya. Aku tidak akan menidurkanmu di atas bumi selama setahun kecuali jika kau sakit atau telah gila. Celaka kamu, celaka kamu. Tidak malukah kamu? Kamu telah menjelekkan orang, tidak bisakah kamu menghentikan perbuatan itu?”

    Jazakallahu kahir

  2. irds says:

    saya juga sering seperti ini, terkadang serasa kaya orang gila …..
    mungkin obatnya….. kita harus sadar semua yang terjadi adalah atas kehendak Allah, banyak berkomunikasi dengan orang lain, dan banyak berzikir

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>