Sufyan Ats-Tsauri dan Air Zamzam

Diriwayatkan dari Abdur Rahman bin Abi Ibad Al-Makki, dia berkata, “Seorang syekh yang dijuluki ‘Abu Abdillah’ mendatangi kami. Dia berkata, ‘Pada waktu sahur, aku pergi ke sumur Zamzam. Di tempat ini aku bertemu dengan seorang syekh yang membiarkan kainnya menutupi wajahnya. Dia datang ke sumur dan minta diambilkan air. Kemudian aku mengambilkan air untuk syekh tersebut. Aku juga meminum sebagian air itu. Ternyata rasa air tersebut seperti belum pernah aku rasakan. Ketika aku menoleh, syekh tersebut telah pergi.

SelengkapnyaSufyan Ats-Tsauri dan Air Zamzam

Lelaki Anshar dengan Tiga Anak Panah

Diriwayatkan dari Jabir bin Abdullah al-Anshari, dia berkata, “Dalam suatu peperangan kami keluar bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menuju salah satu daerah orang musyrik. Kami berhasil menawan istri salah seorang di antara mereka, lalu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam kembali.

Tidak lama kemudian, suami perempuan tersebut datang, kemudian diceritakan kepadanya tentang keadaan yang terjadi. Suaminya bersumpah, bahwa ia tidak akan pulang ke rumah sehingga dapat melukai para sahabat Nabi.

SelengkapnyaLelaki Anshar dengan Tiga Anak Panah

Abu Raihanah, Berperang Lalu Beribadah

Diriwayatkan dari maula Abu Raihanah, dia berkata, “Abu Raihanah pulang dari suatu peperangan. Setibanya di rumah, beliau menemui istrinya dan makan malam. Setelah itu, beliau minta diambilkan air wudhu kemudian berwudhu. Lalu dia pergi shalat ke masjid dan membaca al-Quran. Selesai dari membaca surat, beliau meneruskan membaca surat berikutnya, begitulah seterusnya.

SelengkapnyaAbu Raihanah, Berperang Lalu Beribadah

Napak Tilas Perkampungan Kaum Tsamud

Imam Ahmad rahimahullah meriwayatkan dalam Musnad-nya, dari sahabat Jabir radhiallahu ‘anhu ia berkata, ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melewati Hijr, beliau bersabda, “Janganlah kalian meminta datangnya ayat-ayat (mukjizat), sebagaimana kaum Shalih telah memintanya, maka ia (unta) datang dari jalan ini dan pergi dari jalan ini. Lalu mereka melanggar perkara Rabb mereka dan menyembelihnya. Unta itu minum air mereka satu hari dan mereka minum air susunya satu hari, lalu mereka menyembelihnya. Maka, mereka (kaum Tsamud) ditimpa oleh suara keras yang membinasakan semua yang ada di kolong langit dari mereka, kecuali satu orang yang berada di Haram.” Mereka bertanya, “Siapa dia, wahai Rasulullah?” Beliau menjawab, “Dia adalah Abu Righal. Ketika dia keluar dari Haram, dia pun tertimpa seperti yang menimpa kaumnya.”

SelengkapnyaNapak Tilas Perkampungan Kaum Tsamud