Demonstrasi Umar bin Khaththab dan Hamzah Radhiallahu ‘Anhuma

Tatkala Umar bin Khaththab radhiallahu ‘anhu telah memeluk agama Islam dan disambut takbir oleh kaum Muslimin pada waktu itu, dia lalu berkata kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Wahai Rasulullah, bukankah kita di atas kebenaran?” tanya Umar.

“Ya,” jawab Nabi.

Umar berkata, “Kalau begitu, lantas mengapa kita bersembunyi? Demi Dzat Yang Mengutusmu dengan kebenaran, kami akan keluar.”

SelengkapnyaDemonstrasi Umar bin Khaththab dan Hamzah Radhiallahu ‘Anhuma

Tahkim Abu Musa dan ‘Amr bin ‘Ash Radhiallahu ‘Anhuma

Tatkala Abu Musa dan ‘Amr bin ‘Ash radhiallahu ‘anhuma berkumpul di Daumatul Jandal, keduanya bersepakat untuk menurunkan Ali bin Abi Thalib radhiallahu ‘anhu dan Mu’awiyah radhiallahu ‘anhu dari kekhalifan. ‘Amr berkata kepada Abu Musa, “Silakan Anda berbicara dulu!” Abu Musa pun berdiri seraya berkata, “Aku telah pikirkan matang-matang. Ternyata sebaiknya aku turunkan Ali dari kekhalifahan sebagaimana aku turunkan pedangku ini dari pundakku.” Lalu dia melepaskan pedangnya dari pundaknya.

SelengkapnyaTahkim Abu Musa dan ‘Amr bin ‘Ash Radhiallahu ‘Anhuma

Masyithah (Wanita Tukang Sisir) Anak Fir’aun

Pada malam saat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melakukan perjalanan isra’ ditemani oleh Jibril, beliau mencium aroma yang wangi. Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya, “Wahai Jibril , aroma wangi apa ini?” Jibril menjawab, “Ini adalah aroma Masyithah, penyisir rambut keluarga Firaun beserta anak-anaknya.”

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya, “Bagaimana ceritanya?”

Kemudian Jibril mengisahkan kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

Pada suatu hari, tatkala Masyithah sedang menyisir rambut putri Fir’aun, tiba-tiba sisirnya jatuh dari tangannya. Dengan seketika dia berkata, “Bismillah (dengan nama Allah).”

SelengkapnyaMasyithah (Wanita Tukang Sisir) Anak Fir’aun

Napak Tilas Perkampungan Kaum Tsamud

Imam Ahmad rahimahullah meriwayatkan dalam Musnad-nya, dari sahabat Jabir radhiallahu ‘anhu ia berkata, ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melewati Hijr, beliau bersabda, “Janganlah kalian meminta datangnya ayat-ayat (mukjizat), sebagaimana kaum Shalih telah memintanya, maka ia (unta) datang dari jalan ini dan pergi dari jalan ini. Lalu mereka melanggar perkara Rabb mereka dan menyembelihnya. Unta itu minum air mereka satu hari dan mereka minum air susunya satu hari, lalu mereka menyembelihnya. Maka, mereka (kaum Tsamud) ditimpa oleh suara keras yang membinasakan semua yang ada di kolong langit dari mereka, kecuali satu orang yang berada di Haram.” Mereka bertanya, “Siapa dia, wahai Rasulullah?” Beliau menjawab, “Dia adalah Abu Righal. Ketika dia keluar dari Haram, dia pun tertimpa seperti yang menimpa kaumnya.”

SelengkapnyaNapak Tilas Perkampungan Kaum Tsamud

Meneladani Ibunda Anas bin Malik

Siapakah di antara kita yang mengenal Anas bin Malik radhiallahu ‘anhu, pembantu setia Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan salah seorang sahabat dekat beliau?

Anas adalah satu dari tujuh sahabat yang paling banyak meriwayatkan hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dialah sahabat terakhir yang wafat di Bashrah setelah berumur lebih dari seratus tahun.

Ibarat perguruan tinggi, Anas bin Malik telah banyak “meluluskan” ulama-ulama hebat dalam sejarah. Sebut saja misalnya Hasan Al-Bashri, Ibnu Sirin, Asy-Sya’bi, Abu Qilabah, Makhul, Umar bin Abdul Aziz, Tsabit Al-Bunani, Ibnu Syihab Az-Zuhri, Qatadah As-Sadusi, dan lain-lain.

SelengkapnyaMeneladani Ibunda Anas bin Malik

Ali bin Abi Thalib Radhiallahu ‘Anhu Duel dengan Jin?

Kisah ini begitu panjang. Intinya, bahwa pada masa Hudaibiyyah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabat tertimpa kehausan yang sangat, sehingga beliau menyuruh sebagian sahabat untuk mencari air di sumur. Namun sumur tersebut sangat angker, sehingga banyak sahabat yang takuk. Kemudian Ali bin Thalib, dengan ditemani beberapa sahabat, berani maju tak gentar menghadapi suara-suara aneh, api-api yang menjilat, angin yang kencang, dan kepala-kepala yang bergelantungan. Para sahabat di belakang Ali merinding ketakutan, tetapi Ali gagah melangkah menebas kepala-kepala itu, dan akhirnya dia pun mengambil air dari sumur angker tersebut.

SelengkapnyaAli bin Abi Thalib Radhiallahu ‘Anhu Duel dengan Jin?

Seorang Wanita Menasihati Sang Alim

kisah-kisah wanita shalihah

Dalam sebuah hadits shahih, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Agama adalah nasihat.” Lalu dikatakan, “Untuk siapa, wahai Rasulullah?” Beliau menjawab, “Untuk Allah, kitab-Nya, Rasul-Nya, para imam kaum muslimin, dan seluruh kaum muslimin.”

Memang benar, sebuah nasihat akan banyak membawa manfaat apabila nasihat tersebut bersumber dari ilmu yang terambil dari al-Qur’an dan as-Sunnah. Namun, sebuah nasihat yang tidak berlandaskan ilmu, justru akan membawa malapetaka dan kehancuran, karena pada hakikatnya hal itu bukanlah nasihat, melainkan bisikan-bisikan dan was-was setan. Masalahnya, apakah sebuah nasihat hanya boleh dilakukan oleh kaum laki-laki saja dan tidak mungkin dilakukan oleh kaum wanita?

Kisah berikut ini menunjukkan, bahwa kaum Hawa pun dapat memberikan andil dalam memberikan nasihat dan amar ma’ruf nahi munkar sesuai dengan kemampuan mereka. Semoga bermanfaat. Allahul-Muwaffiq.

SelengkapnyaSeorang Wanita Menasihati Sang Alim