Kedatangan Ibu Persusuan Nabi Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam

Bukhari dalam Al-Adabul Mufrad, Abu Dawud dan Baihaqi dalam Ad-Dalail meriwayatkan dari jalur Ja’far bin Yahya bin Tsauban yang berkata, ‘Umarah bin Tsauban memberitakan kepada kami bahwa Abu Thufail mengabarinya, ‘Aku melihat Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam membagi daging di Ji’ranah.’ Abu Thunfail berkata, ‘Saat itu aku masih kanak-kanak yang baru kuat mengangkat tulang unta. Tiba-tiba datang seorang wanita yang langsung mendekati Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam. Beliau pun membentangkan selendang lalu mempersilakan wanita itu duduk di atasnya.’ Aku bertanya, ‘Siapa wanita itu?’ Mereka menjawab, ‘Ini ibu yang menyusul beliau’.”

SelengkapnyaKedatangan Ibu Persusuan Nabi Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam

Upaya Syaibah bin Utsman Membunuh Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam

Upaya Pembunuh kepada Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam

Ibnu Ishaq berkata, “Syaibah bin Utsman bin Abi Thalhah, saudara Bani Abdiddar, bercerita, ‘Aku berkata pada hari itu –yakni Perang Hunain– bahwa aku akan membalaskan dendamku pada Muhammad. Aku akan membunuh Muhammad. (ayah Syaibah terbunuh dalam perang Uhud.) aku menuju tempat Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam untuk membunuhnya. Namun tiba-tiba muncul sesuatu yang menakutkan hingga menghilangkan kesadaranku. Aku tidak sanggup melihatnya. Saat itulah aku sadar bahwa aku tidak sanggup menyentuh beliau’.”

SelengkapnyaUpaya Syaibah bin Utsman Membunuh Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam

Ebook: Benarkah Nabi Sulaiman dan Nabi Musa Memakai Jimat?

Benarkah Nabi Sulaiman dan Nabi Musa Memakai Jimat?

Barangkali pertanyaan di atas terasa begitu aneh, asing atau mungkin lucu di telinga sebagian besar pembaca, yang telah mendapat hidayah untuk mengenal akidah yang murni, serta terdidik di atas ajarannya. namun, lain halnya jika ynag membaca adalah orang-orang yang ketergantung terhadap benda mati (baca: jimat) telah mendarah daging dalam dirinya. Sampai-sampai ketika ada seorang yang mencoba meluruskan keyakinan paganismenya itu, dia akan amat tersntak dan kaget dengan adanya pemahaman “baru”, yang 180 derajat bertolak belakang dengan apa yang diyakininya selama ini.

SelengkapnyaEbook: Benarkah Nabi Sulaiman dan Nabi Musa Memakai Jimat?

Demonstrasi Umar bin Khaththab dan Hamzah Radhiallahu ‘Anhuma

Tatkala Umar bin Khaththab radhiallahu ‘anhu telah memeluk agama Islam dan disambut takbir oleh kaum Muslimin pada waktu itu, dia lalu berkata kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Wahai Rasulullah, bukankah kita di atas kebenaran?” tanya Umar.

“Ya,” jawab Nabi.

Umar berkata, “Kalau begitu, lantas mengapa kita bersembunyi? Demi Dzat Yang Mengutusmu dengan kebenaran, kami akan keluar.”

SelengkapnyaDemonstrasi Umar bin Khaththab dan Hamzah Radhiallahu ‘Anhuma

Tahkim Abu Musa dan ‘Amr bin ‘Ash Radhiallahu ‘Anhuma

Tatkala Abu Musa dan ‘Amr bin ‘Ash radhiallahu ‘anhuma berkumpul di Daumatul Jandal, keduanya bersepakat untuk menurunkan Ali bin Abi Thalib radhiallahu ‘anhu dan Mu’awiyah radhiallahu ‘anhu dari kekhalifan. ‘Amr berkata kepada Abu Musa, “Silakan Anda berbicara dulu!” Abu Musa pun berdiri seraya berkata, “Aku telah pikirkan matang-matang. Ternyata sebaiknya aku turunkan Ali dari kekhalifahan sebagaimana aku turunkan pedangku ini dari pundakku.” Lalu dia melepaskan pedangnya dari pundaknya.

SelengkapnyaTahkim Abu Musa dan ‘Amr bin ‘Ash Radhiallahu ‘Anhuma

Masyithah (Wanita Tukang Sisir) Anak Fir’aun

Pada malam saat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melakukan perjalanan isra’ ditemani oleh Jibril, beliau mencium aroma yang wangi. Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya, “Wahai Jibril , aroma wangi apa ini?” Jibril menjawab, “Ini adalah aroma Masyithah, penyisir rambut keluarga Firaun beserta anak-anaknya.”

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya, “Bagaimana ceritanya?”

Kemudian Jibril mengisahkan kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

Pada suatu hari, tatkala Masyithah sedang menyisir rambut putri Fir’aun, tiba-tiba sisirnya jatuh dari tangannya. Dengan seketika dia berkata, “Bismillah (dengan nama Allah).”

SelengkapnyaMasyithah (Wanita Tukang Sisir) Anak Fir’aun