Sejarah

Muhammad al-Fatih, Penakluk Konstantinopel

Muhammad al-Fatih adalah salah seorang raja atau sultan Kerajaan Utsmani yang paling terkenal. Ia merupakan sultan ketujuh dalam sejarah Bani Utsmaniah. Al-Fatih adalah gelar yang senantiasa melekat pada namanya karena dialah yang mengakhiri atau menaklukkan Kerajaan Romawi Timur yang telah berkuasa selama 11 abad.

Sultan Muhammad al-Fatih memerintah selama 30 tahun. Selain menaklukkan Binzantium, ia juga berhasil menaklukkan wilayah-wilayah di Asia, menyatukan kerajaan-kerajaan Anatolia dan wilayah-wilayah Eropa, dan termasuk jasanya yang paling penting adalah berhasil mengadaptasi menajemen Kerajaan Bizantium yang telah matang ke dalam Kerajaan Utsmani.

Karakter Pemimpin Yang Ditanamkan Sejak Kecil

Muhammad al-Fatih dilahirkan pada 27 Rajab 835 H/30 Maret 1432 M di Kota Erdine, ibu kota Daulah Utsmaniyah saat itu. Ia adalah putra dari Sultan Murad II yang merupakan raja keenam Daulah Utsmaniyah.

Sultan Murad II memiliki perhatian yang besar terhadap pendidikan anaknya. Ia menempa buah hatinya agar kelak menjadi seorang pemimpin yang baik dan tangguh. Perhatian tersebut terlihat dari Muhammad kecil yang telah menyelesaikan hafalan Alquran 30 juz, mempelajari hadis-hadis, memahami ilmu fikih, belajar matematika, ilmu falak, dan strategi perang. Selain itu, Muhammad juga mempelajari berbagai bahasa, seperti: bahasa Arab, Persia, Latin, dan Yunani. Tidak heran, pada usia 21 tahun Muhammad sangat lancar berbahasa Arab, Turki, Persia, Ibrani, Latin, dan Yunani, luar biasa!

Walaupun usianya baru seumur jagung, sang ayah, Sultan Murad II, mengamanati Sultan Muhammad memimpin suatu daerah dengan bimbingan para ulama. Hal itu dilakukan sang ayah agar anaknya cepat menyadari bahwa dia memiliki tanggung jawab yang besar di kemudian hari. Bimbingan para ulama diharapkan menjadi kompas yang mengarahkan pemikiran anaknya agar sejalan dengan pemahaman Islam yang benar.

Menjadi Penguasa Utsmani

Sultan Muhammad II diangkat menjadi Khalifah Utsmaniyah pada tanggal 5 Muharam 855 H bersamaan dengan 7 Febuari 1451 M. Program besar yang langsung ia canangkan ketika menjabat sebagai khalifah adalah menaklukkan Konstantinopel.

Langkah pertama yang Sultan Muhammad lakukan untuk mewujudkan cita-citanya adalah melakukan kebijakan militer dan politik luar negeri yang strategis. Ia memperbarui perjanjian dan kesepakatan yang telah terjalin dengan negara-negara tetangga dan sekutu-sekutu militernya. Pengaturan ulang perjanjian tersebut bertujuan menghilangkan pengaruh Kerajaan Bizantium Romawi di wilayah-wilayah tetangga Utsmaniah baik secara politis maupun militer.

Menaklukkan Bizantium

Sultan Muhammad II juga menyiapkan lebih dari 4 juta prajurit yang akan mengepung Konstantinopel dari darat. Pada saat mengepung benteng Bizantium banyak pasukan Utsmani yang gugur karena kuatnya pertahanan benteng tersebut. Pengepungan yang berlangsung tidak kurang dari 50 hari itu, benar-benar menguji kesabaran pasukan Utsmani, menguras tenaga, pikiran, dan perbekalan mereka.

Pertahanan yang tangguh dari kerajaan besar Romawi ini terlihat sejak mula. Sebelum musuh mencapai benteng mereka, Bizantium telah memagari laut mereka dengan rantai yang membentang di semenanjung Tanduk Emas. Tidak mungkin bisa menyentuh benteng Bizantium kecuali dengan melintasi rantai tersebut.

Akhirnya Sultan Muhammad menemukan ide yang ia anggap merupakan satu-satunya cara agar bisa melewati pagar tersebut. Ide ini mirip dengan yang dilakukan oleh para pangeran Kiev yang menyerang Bizantium di abad ke-10, para pangeran Kiev menarik kapalnya keluar Selat Bosporus, mengelilingi Galata, dan meluncurkannya kembali di Tanduk Emas, akan tetapi pasukan mereka tetap dikalahkan oleh orang-orang Bizantium Romawi. Sultan Muhammad melakukannya dengan cara yang lebih cerdik lagi, ia menggandeng 70 kapalnya melintasi Galata ke muara setelah meminyaki batang-batang kayu. Hal itu dilakukan dalam waktu yang sangat singkat, tidak sampai satu malam.

Di pagi hari, Bizantium kaget bukan kepalang, mereka sama sekali tidak mengira Sultan Muhammad dan pasukannya menyeberangkan kapal-kapal mereka lewat jalur darat. 70 kapal laut diseberangkan lewat jalur darat yang masih ditumbuhi pohon-pohon besar, menebangi pohon-pohonnya dan menyeberangkan kapal-kapal dalam waktu satu malam adalah suatu kemustahilan menurut mereka, akan tetapi itulah yang terjadi.

Tanduk Emas atau Golden Horn
Tanduk Emas atau Golden Horn, di Istanbul, Turki.

Peperangan dahsyat pun terjadi, benteng yang tak tersentuh sebagai simbol kekuatan Bizantium itu akhirnya diserang oleh orang-orang yang tidak takut akan kematian. Akhirnya kerajaan besar yang berumur 11 abad itu jatuh ke tangan kaum muslimin. Peperangan besar itu mengakibatkan 265.000 pasukan umat Islam gugur. Pada tanggal 20 Jumadil Awal 857 H bersamaan dengan 29 Mei 1453 M, Sultan al-Ghazi Muhammad berhasil memasuki Kota Konstantinopel. Sejak saat itulah ia dikenal dengan nama Sultan Muhammad al-Fatih, penakluk Konstantinopel.

Saat memasuki Konstantinopel, Sultan Muhammad al-Fatih turun dari kudanya lalu sujud sebagai tanda syukur kepada Allah. Setelah itu, ia menuju Gereja Hagia Sophia dan memerintahkan menggantinya menjadi masjid. Konstantinopel dijadikan sebagai ibu kota, pusat pemerintah Kerajaan Utsmani dan kota ini diganti namanya menjadi Islambul yang berarti negeri Islam, lau akhirnya mengalami perubahan menjadi Istanbul.

Selain itu, Sultan Muhammad al-Fatih juga memerintahkan untuk membangun masjid di makam sahabat yang mulia Abu Ayyub al-Anshari radhiallahu ‘anhu, salah seorang sahabat Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam yang wafat saat menyerang Konstantinopel di zaman Khalifah Muawiyah bin Abu Sufyan radhiallahu ‘anhu.

Apa yang dilakukan oleh Sultan Muhammad tentu saja bertentangan dengan syariat, sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

أَلاَ وَإِنَّ مَنْ كَانَ قَبْلَكُمْ كَانُوْا يَتَّخِذُوْنَ قُبُوْرَ أَنْبِيَائِهِمْ وَصَالِحِيْهِمْ مَسَاجِدَ، أَلاَ فَلاَ تَتَّخِذُوا الْقُبُوْرَ مَسَاجِدَ، إِنِّي أَنْهَاكُمْ عَنْ ذَلِكَ.

“… Ketahuilah, bahwa sesungguhnya umat-umat sebelum kamu telah menjadikan kuburan Nabi-Nabi mereka sebagai tempat ibadah, tetapi janganlah kamu sekalian menjadikan kuburan sebagai tempat ibadah, karena aku benar-benar melarang kamu melakukan perbuatan itu.” (HR. HR. Muslim no.532)

Kekeliruan yang dilakukan oleh Sultan Muhammad tidak serta-merta membuat kita menafikan jasa-jasanya yang sangat besar. Semoga Allah mengampuni kesalahan dan kekhilafannya beliau rahimahullah.

Setelah itu rentetat penaklukkan strategis dilakukan oleh Sultan Muhammad al-Fatih; ia membawa pasukannya menkalukkan Balkan, Yunani, Rumania, Albania, Asia Kecil, dll. bahkan ia telah mempersiapkan pasukan dan mengatur strategi untuk menaklukkan kerajaan Romawi di Italia, akan tetapi kematian telah menghalanginya untuk mewujudkan hal itu.

Peradaban Yang Dibangun Pada Masanya

Selain terkenal sebagai jenderal perang dan berhasil memperluas kekuasaan Utsmani melebihi sultan-sultan lainnya, Muhammad al-Fatih juga dikenal sebagai seorang penyair. Ia memiliki diwan, kumpulan syair yang ia buat sendiri.

Sultan Muhammad juga membangun lebih dari 300 masjid, 57 sekolah, dan 59 tempat pemandian di berbagai wilayah Utsmani. Peninggalannya yang paling terkenal adalah Masjid Sultan Muhammad II dan Jami’ Abu Ayyub al-Anshari

Wafatnya Sang Penakluk

Pada bulan Rabiul Awal tahun 886 H/1481 M, Sultan Muhammad al-Fatih pergi dari Istanbul untuk berjihad, padahal ia sedang dalam kondisi tidak sehat. Di tengah perjalanan sakit yang ia derita kian parah dan semakin berat ia rasakan. Dokter pun didatangkan untuk mengobatinya, namun dokter dan obat tidak lagi bermanfaat bagi sang Sultan, ia pun wafat di tengah pasukannya pada hari Kamis, tanggal 4 Rabiul Awal 886 H/3 Mei 1481 M. Saat itu Sultan Muhammad berusia 52 tahun dan memerintah selama 31 tahun. Ada yang mengatakan wafatnya Sultan Muhammad al-Fatih karena diracuni oleh dokter pribadinya Ya’qub Basya, Allahu a’lam.

Tidak ada keterangan yang bisa dijadikan sandaran kemana Sultan Muhammad II hendak membawa pasukannya. Ada yang mengatakan beliau hendak menuju Itali untuk menaklukkan Roma ada juga yang mengatakan menuju Prancis atau Spanyol.

Sebelum wafat, Muhammad al-Fatih mewasiatkan kepada putra dan penerus tahtanya, Sultan Bayazid II agar senantiasa dekat dengan para ulama, berbuat adil, tidak tertipu dengan harta, dan benar-benar menjaga agama baik untuk pribadi, masyarakat, dan kerajaan.

Semoga Allah membalas jasa-jasamu wahai Sultan Muhammad al-Fatih…

Sumber: islamstory.com

Oleh Nurfitri Hadi
Artikel www.KisahMuslim.com

Previous post

Mengenal Putra dan Putri Rasulullah

Next post

Apakah Islam Disebarkan dengan Peperangan?

63 Comments

  1. semuaportal.com
    June 27, 2014 at 11:14 pm —

    Sungguh kisah yang sangat menginspirasi.
    jika melihat keadaan islam sekrang, sudah sepatutnya kita bersatu.

  2. ilham ridha adhiyaksa
    July 7, 2014 at 8:18 pm —

    kemenabgan adalah sebuah hasil pencapaian yang di undurkan oleh Allah ta ala untuk melanjutkan sebuah perjuangan islam yang lebih halus dan lembut,sedangkan kematian para trerdahulu adlah sebuah acuan hidup untuk lebih bertawakkal kepada Allah dan memohon keridhoannya. Assalamu alaikum warahmatullahi wabarakatu dan saya pun mengucapkan perjuangan para shabat itu indah.

  3. lia novie
    July 22, 2014 at 10:39 am —

    Subhanallah.

  4. July 28, 2014 at 11:44 am —

    Allohuakbar

  5. Dadang Ahdiat
    July 30, 2014 at 1:47 pm —

    wujudkan kembali islambul daripada istanbul

  6. hamzah
    August 1, 2014 at 8:59 pm —

    subhanallah kisahnya sangat menginspirasi ummat islam sekarang yg sedang terpecahb belah,allahu akbar !!!!

  7. August 5, 2014 at 5:59 am —

    Saya sgt takjub dgn kisah muhammad al fatih . Namun saya masih belum mengerti alasan muhammad alfatih menyerang kota konstantinopel? Yg saya sekedar ketahui, beliau hanya membuktikan perkataan nabi muhammad saw kurang lebih 800 tahun yg lalu yaitu muslim akan menaklukkan kota konstantinopel dan pada saat itu nabi muhammad di katakan orang gila oleh kaum yahudi. Namun perkataan nabi muhammad terbuktikan oleh apa yang dilakukan dan dicapai muhammad alfatih. Namun saya belum paham mengapa muslim harus menaklukan konstantinopel ? Mohon bantuannya terima kasih

    • Teguh Mulyo
      November 21, 2014 at 7:44 pm —

      Krn konstantinopel kerajaan kristen terkuat pd saat itu.
      setelah itu kerajaan romawi..
      Demi menyebar luaskan ajaran Islam makanya perlu kekuasaan tahta yg besar..
      klw krg tepat mhn diperbaiki..tks..

    • bunyani
      May 9, 2015 at 9:45 am —

      memberikan rasa keadilan kepada semua pemeluk agama , karena Konstatinapel tidak memberikan jaminan kepada semua pemeluk agama , terbukti setelah al fatih mengalahkan konstatinapel tetap memberikan kebebasan beragama sesuai keyakinan mereka kepada yang ditahlukan

    • Human
      June 7, 2015 at 8:36 am —

      Karena pasukan yang bisa menaklukannya adalah pasukan terbaik.

    • Jaka
      January 25, 2017 at 11:33 am —

      Alasannya.. Karna konstantinopel itu gerbang perdagangan dan peradaban di dunia pada saat itu..
      Itu lah sebab utama kemungkinan Sultan Muhammad Al Fatih menyerang nya..
      Dan emng terbukti setelah konstantinopel itu di sedang Oleh kerajaan Turki Usmani terlihat kan peradaban nya ..
      Sepengetahuan saya itu yaa..Mana tau ada yang lebih paham lagi mengenai ini..

  8. ochiem
    August 15, 2014 at 8:37 pm —

    ^^

  9. Islamiyah
    August 26, 2014 at 12:11 am —

    Izin share ya :)

  10. liana
    September 4, 2014 at 12:29 am —

    @ Rio Sakti ..

    Kenapa? Krn dulunya berada di bawah kekuasaan Byzantium yang beragama Kristen Ortodoks.

    #bantujawab

  11. mita
    September 4, 2014 at 8:03 pm —

    Akan lahir bejuta2 Al Fatih yg lain…

  12. syam
    September 9, 2014 at 6:46 pm —

    Subhanallah..

  13. masker terbaik
    October 6, 2014 at 2:05 pm —

    kisah sangat menarik

  14. wsc pelangsing ampuh
    October 6, 2014 at 2:07 pm —

    kisah ini adalah kisah besar umat islam

  15. indra
    October 8, 2014 at 4:50 pm —

    Kisah perjuangannya harus di tiru oleh presiden indonesia

  16. Kemala
    October 23, 2014 at 5:58 pm —

    subhanallah sultan Muhammad al-fatih sang pedang malam yang tidak pernah tinggal tahajjudnya :)

  17. November 12, 2014 at 6:37 pm —

    Subhanallah.. Allahuakbar.. Perlu diketahui bahwa cerita ini sangat menginspirasi kita sebagai penerus dan penegak agama muslim.. Patut dicontohi sifat, watak atau karakter sang pahlawan ini.. Semangat ALLAHUAKBAR!!!

  18. lucario258
    November 12, 2014 at 6:37 pm —

    Subhanallah.. Allahuakbar.. Perlu diketahui bahwa cerita ini sangat menginspirasi kita sebagai penerus dan penegak agama muslim.. Patut dicontohi sifat, watak atau karakter sang pahlawan ini.. Semangat ALLAHUAKBAR!!!

  19. fauzan adzima
    November 16, 2014 at 5:47 pm —

    laa haula wa laa quwwata illa billaahill aliyyil adziim ….

  20. nieha cutee
    November 17, 2014 at 5:28 pm —

    Subhanallah, smga putraq sperti sultan muhammat al fatih

  21. November 19, 2014 at 6:42 am —

    Shalatnya luarbiasa taat subhanallah

  22. adoy
    November 22, 2014 at 1:06 pm —

    alasan utama, penaklukan konstantinopel adalah bisyArah dr lisan rasulullah.. krn nabi sdh menyatakan yg akan menaklukan komstantinopel adalah sebaik-baik pemimpin..dan pasukannya sebaik-sebaik pasukan.. apalg saat itu konstantinopel adalah kota/negara paling kuat di dunia..

  23. viyan
    November 24, 2014 at 6:00 pm —

    anak sya akan saya beri nama beliau semga anak saya kelak akan menjadi pemimpin di masa sekarang seperti beliau amin seperti beliau amin

  24. Effransa King
    December 8, 2014 at 10:23 pm —

    allahu akbar, semoga di masa depan umat islam bisa memiliki pemimpin seperti sultan muhammad al-fatih.

  25. al ayyub
    December 8, 2014 at 10:27 pm —

    umat islam harus bersatu untuk menghancurkan nasrani dan yahudi yang selama ini selalu menzalimi umat muslim. allahu akbar

  26. nisa
    December 15, 2014 at 4:53 pm —

    Subhanallah…semoga akan muncul generasi generasi yg dapat meniru sikap arif cerdik dan bijaksana dari beliau. Serta dapat merubah peradaban dunia yg semakin tidak karuan Amiiiiiin…

  27. harri
    January 9, 2015 at 1:48 pm —

    sejarah di hari itu adalah bukti pertama dari apa yang di kata kanjeng nabi, dan sebentar lagi akan ada lagi sebuah penaklukan yang lebih besar, dengan negara yang lebih besar pula, sebagaimana hadist kanjeng nabi.
    “akan ada dan berdiri negara khilafah di awal jaman dan akan ada dan berdiri pula negara khilafah di akhir jaman…..”

  28. alfatih77
    January 13, 2015 at 10:37 pm —

    Allahu Akbar! Allahu Akbar! Allahu Akbar! Masa itu pasti kan terulang lagi dalam waktu tak terlalu lama. Dan moga Allah pilih aku n keturunanku, n semua sdr Muslimku terlibat n dikaruniai kesyahidan di dalamnya. Amin.

  29. Sofyan Utiarahman
    January 26, 2015 at 9:03 am —

    Inspiring. Jiwa yg memiliki dedikasi dan pengorbanan untuk perjuangan

  30. Dendi Hidayat
    January 27, 2015 at 1:13 pm —

    Salah satu contoh pemimpin yang diteladani.

  31. irfani
    January 28, 2015 at 11:59 am —

    Ralat : Muhammad Al- Fatih sang Pembebas bukan sang penakluk. Dalam islam tdk mengenal penaklukan tp islam adl pembebas dlm segala kemaksiatan utk menuju rahmatan lil alamin. Pemakaian kata ” sang penakluk” oleh para orientalis utk membiaskan makna sebenarnya. Trims

  32. nurhidayat
    January 29, 2015 at 2:28 pm —

    Allohu Akhbar. Alloh telah menjanjikan Islam menjadi Agama yang mengalahkan agama agama yang lain. dan ini akan terjadi menyesuaikan dengan masanya. Masa dulu dengan kekuatan pedang dan pasukan. tetapi dimasa kini dan kedepan Islam akan menguasai eropa dan dunia dengan hikmah ilmu pengetahuan. tidak lagi dengan kekerasan. Insya’ Alloh. Amin.

  33. Moch Roby
    February 5, 2015 at 6:58 am —

    Konstantinopel adalah Negara yg terkuat pada zaman itu. Ibarat klo skrg kayak amerika. Konstantinopel slalu membuat kerusakan kpd Islam. islam trus di serang ekonomix, dsb. Kalau konstantinopel tdk d hancurkan, ya islam smakin lama akan Rusak. Hikmahx dri crita tsb, Islam itu sbenerx bsa utk mnjadi Negara adikuasa. Tetapi d butuhkan Semngat dan strategi tinggi. Tetapi tetap dgn cara yg rasional. Muhammad al fatih menjadi penguasa pertama yg mnaklukkan konstantinopel itu msih berumur 17 thun. Jdi gk ada ceritanya anak muda menunggu tua utk berkarya. Waktu muda harusx generasi muda mulai berkarya yg orientasix kepada akhiratx.

  34. nasrullah achmad
    March 6, 2015 at 9:31 pm —

    maaf saya mau tanya mengenai muhammad al fatih menyalahi syariat dengan membangun masjid di kuburan abu ayyub r.a., bukannya di madinah ada masjid Nabawi dengan ada makam Rosul Muhammad SAW di pelataran masjid??? tolong beri penjelasan biar dapat pencerahan.

    • March 8, 2015 at 1:51 pm —

      Membangun masjid di atas kuburan artinya kuburan yang sebelumnya tidak ada masjid lalu didirikan di atasnya kuburan.
      Masjid Nabawi beda, bukan dibangun di atas kuburan seperti itu. Tapi mengalami perluasan. Bukan asal masjidnya dibangun di atas kubur. Awalnya makam nabi di kamar Aisyah.

      Para ulama mengingkari pelebaran Masjid Nabawi di masa al-Walid bin Abdul Malik yang menyebabkan makam nabi masuk dalam pelebaran. Bagaimana bisa makam tersebut masuk ke dalam area masjid? Simak artikel berikut ini supaya tahu betapa dekat posisi kamar Aisyah dg masjid Nabawi:
      http://kisahmuslim.com/sejarah-masjid-nabawi/

    • gunawan umar
      July 1, 2015 at 6:17 am —

      Kalo para nabi dan rosul itu di mana beliau wafat di situlah makam nya..dan makam rosulullah saw.itu di kamarnya sebelum masjid itu di perluas seperti saat ini..masjid diperluas terkena rumah nabi saw..mana mungkin mindahin makm rosulullah…tapi muhammad alfatih itu sebaik baik nya pemimpin..pasukan nya itu sebaik baik nya pasukan…

  35. zeri agustarji
    March 10, 2015 at 11:59 am —

    Semoga anak saya yg bernama uwais al-faatih menjadi seperti mereka, seperti uwais yg sayang kepada ibunya dan jg cinta kepada nabi muhammad SAW, dan slalu berdzikir kepada ALLAH. Al – faatih sebagai penakluk. Aminnn

  36. sodik
    March 24, 2015 at 7:24 pm —

    Subhanallah…
    Tokoh yg luarrr biasa

  37. ulum
    April 10, 2015 at 12:17 am —

    Hebat.. mudah2an anak sya jg meneladani kepemipinanneliau,nama anak sya jg fatih. Amiin..

  38. indahfikri
    May 7, 2015 at 6:53 am —

    wah emang keren indonesia punya pahlawan yang sangat berjasa

  39. saladin
    May 12, 2015 at 11:06 pm —

    Kenapa konstantinopel? Karena konstantinopel adalah daerah strategis yg berada antara dua benua, afrika dan eropa. Islam akan mudah masuk ke eropa jika menguasai negara yg separuhnya daratan dan separuhnya lagi lautan. Konstantinopel sebagai pintu gerbang perdagangan, militer, ekonomi dsb, sehingga menguasai konstantinopel sama dengan menguasai dua benua.

  40. aqila
    May 17, 2015 at 10:57 am —

    saya izin share ya :)

  41. yoga
    May 20, 2015 at 10:19 pm —

    Assalamu’alaikum, saya mohon izin buat copy paste

    • May 22, 2015 at 12:00 am —

      Wa’alaikumussalam.
      Silahkan.. dengan mencantumkan sumber kisahmuslim.com

  42. Shalahuddin Al-Batawy
    June 25, 2015 at 5:00 pm —

    Selain itu, Sultan Muhammad al-Fatih juga memerintahkan untuk membangun masjid di makam sahabat yang mulia Abu Ayyub al-Anshari radhiallahu ‘anhu, salah seorang sahabat Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam yang wafat saat menyerang Konstantinopel di zaman Khalifah Muawiyah bin Abu Sufyan radhiallahu ‘anhu.

    Apa yang dilakukan oleh Sultan Muhammad tentu saja bertentangan dengan syariat, sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

    أَلاَ وَإِنَّ مَنْ كَانَ قَبْلَكُمْ كَانُوْا يَتَّخِذُوْنَ قُبُوْرَ أَنْبِيَائِهِمْ وَصَالِحِيْهِمْ مَسَاجِدَ، أَلاَ فَلاَ تَتَّخِذُوا الْقُبُوْرَ مَسَاجِدَ، إِنِّي أَنْهَاكُمْ عَنْ ذَلِكَ.

    “… Ketahuilah, bahwa sesungguhnya umat-umat sebelum kamu telah menjadikan kuburan Nabi-Nabi mereka sebagai tempat ibadah, tetapi janganlah kamu sekalian menjadikan kuburan sebagai tempat ibadah, karena aku benar-benar melarang kamu melakukan perbuatan itu.” (HR. HR. Muslim no.532)

    Kekeliruan yang dilakukan oleh Sultan Muhammad tidak serta-merta membuat kita menafikan jasa-jasanya yang sangat besar. Semoga Allah mengampuni kesalahan dan kekhilafannya beliau rahimahullah.

    ______________________________________________________

    Yang membangun Masjid di makam Abu Ayyub Al-Anshari bukanlah Sultan Muhammad Al-Fatih, melainkan Sultan Mahmud II dan Sultan sebelumnya yang hobby dan suka menghiasi makam-makam.

    Sedangkan Sultan Murad II dan Sultan Muhammad Fatih Al-Utsmani sendiri kedua merupakan figur yang mengikuti Manhaj Salafusshalih, di mana keduanya bertekad ingin kembali kepada Al-Qur’an dan As-Sunnah dalam rangka menegakkan Tauhid dan membebaskan kota Konstantinopel dari cengkeraman Byzantium yang Kristen Orthodox Timur.

  43. iis jubaedah
    June 27, 2015 at 12:47 pm —

    merasa sedih sendiri melihat diriku yang seperti ini dan sebagian umat muslim keadaanya yang jauh dari ajaran islam

  44. Siti Lailah
    July 1, 2015 at 4:51 pm —

    saya ingin mendalami sejarah.

  45. gery
    July 4, 2015 at 5:45 pm —

    Klo cerita abang ini dibikin film kayaknya bakalan hebat nich…

  46. luthfiah
    July 6, 2015 at 7:48 pm —

    subhanallah, kisah yg sangat menginspirasi dan sudah seharusanya kita meneladani sifat2 beliau. semoga sultan Muhammad Al – fatih di tempatkan di surga nya ALLAH SWT aamiin

  47. FARIS ABQARI
    July 10, 2015 at 6:04 am —

    Sultan Muhammad al-Fatih adalah seorang pemimpin yang luar biasa….Andai saja masih ada pemimpin yang seperti dirinya mungkin suatu negara muslim yang dipimpinnya akan maju dalam ilmu teknologi,ekonomi,juga ilmu agama

  48. Pusat Gerobak
    September 4, 2015 at 6:01 am —

    semoga menjadi penyemangat para da’i saat ini untuk mengembalikan kejayaan islam seperti para pendahulu yang telah berjuang sekuat tenaga demi kebangkitan islam.

  49. Rizqi 1453
    October 17, 2015 at 3:24 pm —

    Wahai al fatih, insya allah kami akan menunaikan keinginanmu dan janji Rasululllah berikutnya yaitu Roma “ya Allah, berilah kami kesempatan agar Umat Islam menguasai dunia, Menguasai tanpa pertumpahan darah dan mewujudkan perdamaian. Amiin!!!”

  50. Denatour
    October 29, 2015 at 10:01 pm —

    Allohu Akhbar. Alloh telah menjanjikan Islam menjadi Agama yang mengalahkan agama agama yang lain. dan ini akan terjadi menyesuaikan dengan masanya. Masa dulu dengan kekuatan pedang dan pasukan. tetapi dimasa kini dan kedepan Islam akan menguasai eropa dan dunia dengan hikmah ilmu pengetahuan. tidak lagi dengan kekerasan. Insya’ Alloh. Amin.

  51. KISAH KISAH INSPIRATIF ORANG SUKSES
    November 7, 2015 at 5:20 pm —

    saya sangat suka kisah ini. ijin copas di blog baru saya ya admin. nanti saya beri link sumbernya kok. :)

  52. sigit
    October 4, 2016 at 4:17 pm —

    Saya kurang sependapat dgn kalimat Sultan Muhammad bertentangan dgn syariat berkenaan makam sahabat Rasul dan Shalat/ibadah. Karena di tengah antar keduanya ada kata Masjid. Bukankah makamnya rata dgn tanah dan yg ada Masjid sbg tempat sholat? Jadi, bukan beribadah di makam tapi di Masjid. Kalaupun letaknya bersamaan, ini adalah bumi Alloh SWT. Ini hanya pendapat saya. Terima kasih

  53. Rahmatul Ihsan
    November 9, 2016 at 9:24 am —

    Subhanallah.. Allahu Akbar.. cerita ini sangat menginspirasi bagi saya.. di samping bisa membantu menyelesaikan tugas, saya sangat termotivasi setelah membaca kisah dari beliau..

  54. Achmad Wahyu Hidayat
    November 30, 2016 at 8:27 am —

    Allahu akbar, sudah sepatutnya kita umat Islam di Indonesia selalu bersyukur dan merendahkan hati kepada Allah SWT karena ternyata kita tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan kecerdasan Sultan Muhammad Al-Fatih yang diberikan oleh Allah. Saya tidak bisa membayangkan bagaimana bahagianya umat Islam yang nanti akan merasakan kejayaan ketika khilafah kembali berdiri. Janji-Mu pasti Ya Allah…

Leave a reply