Ummu al-Harits binti al-Harits

Ummul Harits binti al-Harits bin Tsa’labah al-Khazrajiyah al-Anshariyah radhiallahu ‘anha adalah seorang sahabat wanita dari kalangan Anshar. Ia dan keluarga besarnya memeluk Islam semuanya. Ia berasal dari Bani Dinar bin an-Najjar.

Nama dan Nasabnya

Nama dan nasab Ummul Harits adalah Sulaimah binti al-Harits bin Tsa’labah bin Ka’ab bin Abdul Asy-hal bin Haritsah bin Dinar bin an-Najjar Taimullah bin Tsa’labah bin Amr bin al-Khazraj bin Haritsah bin Tsa’labah bin Amr bin Muziqiya bin Amir Ma-us Sama’ bin Haritsah al-Ghathrif bin Imril Qays bin Tsa’labah bin Mazin bin al-Azd bin al-Ghauts bin Nabt bin Malik bin Zaid bin Kahlan bin Saba’ bin Ya’rib bin Qahthan. Dari Bani Dinar bin an-Najjar (ath-Thabaqat al-Kubra, 4/338).

Keluarganya

Ibnu Saad menyebutkan ibunya adalah seorang sahabat. Namanya as-Samira’ binti Qays bin Malik bin Ka’ab bin Abdul Asy-hal dari Bani Dinar bin al-Khazraj. Ibunya juga merupakan ibu dari semua saudarinya. Artinya ia tidak memiliki saudari tiri. Padahal poligami yang lumrah di zaman itu membuat seseorang kemungkinan besar memiliki saudari dari ibu yang berbeda.

Semua saudarinya adalah wanita yang pertama memeluk Islam. Dan saudara kandungnya (se-ibu dan se-ayah) adalah sahabat yang mulia. Yaitu Salim bin al-Harits bin Tsa’labah radhiallahu ‘anhu. Ia merupakan peserta Perang Badr. Dan syahid di Perang Uhud (ath-Thabaqat al-Kubra, 3/483).

Saudara seibunya adalah an-Nu’man bin Abdu Amr bin Mas’ud bin Abdul Asy-hal. Juga turut serta dalam Perang Badr. Dan syahid di Perang Uhud (al-Waqidi: al-Maghazi, 1/164). Kemudian adh-Dhahak bin Abdu Amr bin Mas’ud bin Abdul Asy-hal turut serta juga dalam Perang Badr dan Uhud (al-Waqidi: al-Maghazi, 1/164-165). Lalu Quthbah bin Abdu Amr syahid di peristiwa Bi’ru Maunah (al-Waqidi: al-Maghazi, 1/353). Dan seorang sahabaiyat bernama Su’aidah kun-yahnya Ummu ar-Riya’ bin Abdu Amr bin Mas’ud bin Abdul Asy-hal radhiallahu ‘anha.

Suami

Ummu al-Harits menikah dengan seorang sahabat yang mulia Amr bin Ghaziyah bin Amr dari Bani Mazin bin an-Najjar. Suaminya turut serta dalam Baiat Aqobah II, Perang Badr, dan Perang Uhud (Ibnu Hisyam: as-Siroh an-Nabawiyah, 1/458).

Dari pasangan ini lahir dua orang putra yang bernama al-Harits dan Abdurrahman. Si sulung bernama al-Harits. Dan dia seorang sahabat (Ibnul Atsir: Asadul Ghabah, 3/757).

Kemudian ia menikah dengan seorang sahabat Anshar juga yang bernama al-Harits bin Khazamah. Ia juga turut dalam Perang Badr, Uhud, dan semua peperangan bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam (Ibnu Abdil Bar: al-Isti’ab fi Ma’rifatil Ash-hab, 1/287-288).

Pasangan ini memiliki anak yang bernama Suhaimah (ath-Thabaqat al-Kubra, 8/438).

Diterjemahkan dari: https://islamstory.com/ar/artical/3408310/ام-الحارث-الانصارية

Oleh Nurfitri Hadi (IG: @nfhadi07)
Artikel www.KisahMuslim.com